Maaf Sobat Blogger Sedang TUGAS AKHIR!!

Saya meminta "Maaf" buat semua teman dan sobat Blogger yang sudah berkunjung dan Blogwalking di Blog Saya Sharing Ilmu Pengetahuan yang sudah beberapa Bulan ini sudah jarang aktif di Mailing List dan Menulis artikel Baru di Blog di karenakan sedang sibuk menyusun tugas akhir/skripsi dan berhubung koneksi Internet di Kosan sedang di putus sementara jadi tidak bisa sering Online.hehe...Maaf jika ada di shoutmix/Buku Tamu yang mengatakan "Sombong".Bukan Sombong Sobat tapi berhubung karena keadaan yang telah saya sebutkan di atas. Doain saya y semua teman dan sobat agar bisa menyelesaikan tugas akhir dengan cepat dan lulus sidang tepat waktu serta mendapatkan nilai yang bagus.Thanx 4 All...^_^




Baca Selengkapnya.....

Baterai Nokia Diisi tidak menggunakan Kabel

Wireless power merupakan teknologi yang masih dalam tahap pengembangan. Walaupun dalam sejumlah pengujian di lab peneliti telah berhasil “menembakkan” listrik dalam jarak beberapa meter pada bola lampu, saat di mana laptop atau ponsel kita bisa diisi ulang tanpa perlu menyambungkannya ke catu daya, masih cukup jauh.Meski begitu, Nokia telah mengambil langkah awal menuju arah tersebut. Produsen ponsel asal Finlandia itu telah membuat prototipe ponsel yang dapat mengisi ulang dirinya sendiri menggunakan metode yang unik. Ponsel mengumpulkan gelombang radio di udara dan mengubah energi tersebut menjadi sumber energi yang dapat dimanfaatkan. Setidaknya cukup untuk membuat baterai ponsel tidak kosong.


Pada umumnya sistem daya nirkabel didesain dengan transmitter dan receiver. Tetapi, sistem yang dibuat Nokia tidak mempermasalahkan dari mana ia mendapatkan gelombang nirkabel. Pasalnya, radio, TV, dan ponsel, semuanya memantulkan gelombang di udara dan sebagian besar di antaranya tidak digunakan, diserap oleh lingkungan, atau berserakan di lapisan atmosfir.Nokia memanfaatkan gelombang dan menggunakan energi elektromagnetik yang dikumpulkan dari berbagai frekuensi tersebut untuk membuat arus listrik. Arus listrik inilah yang kemudian dipakai untuk mengisi ulang baterai ponsel.Meski begitu, mengumpulkan energi elektromagnetik tetap tidak akan menghasilkan listrik yang cukup untuk memasok seluruh peralatan di rumah atau di kantor. Akan tetapi, untuk menjaga ponsel tetap aktif sudah cukup.Saat ini Nokia mampu mengumpulkan seluruh energi 5 miliwatt dari udara, sementara targetnya adalah meningkatkannya menjadi 20 miliwatt dalam jangka pendek dan 50 miliwatt dalam jangka waktu yang lebih lama. Daya sebesar itu tidak akan cukup untuk menghidupkan ponsel saat melakukan panggilan, tetapi cukup untuk mengisi ulang baterai saat ponsel sedang tidak digunakan. Secara teoritis, metode ini akan memberikan pasokan daya yang tidak terbatas, tentunya jika penggunanya tidak sedang berada jauh di bawah tanah di mana gelombang radio tidak bisa menjangkau.Nokia sendiri berharap dapat meluncurkan produk berteknologi tersebut ke pasar dalam waktu tiga sampai lima tahun ke depan.

Baca Selengkapnya.....

Unduh Film Cuma Beberapa Detik

Singapura - Para vendor teknologi seakan tengah berlomba untuk menyiapkan teknologi Long Term Evolution (LTE) untuk segera dimasukkan ke dalam industri ICT. Dalam sebuah uji coba, untuk mengunduh film dengan teknologi ini hanya membutuhkan waktu hitungan detik. Wuss...Demo tersebut menjadi andalan Nokia Siemens Network (NSN) kepada sejumlah wartawan, termasuk detikINET, di tengah hajatan pameran teknologi telekomunikasi yang disebut-sebut terbesar di Asia Pasifik, CommunicAsia 2009.Dalam demo, teknologi LTE digunakan awak NSN untuk men-download film yang berukuran sekitar 50 MB. Kira-kira tak sampai 3 detik, film yang 'disedot' tersebut ternyata sudah selesai diunduh. Sungguh cepat bak roket.Selain itu juga didemokan bagaimana melakukan video call dengan LTE. Melalui kamera 8 megapiksel yang ditanamkan dalam komputer layar sentuh yang dibawa NSN, gambar yang dihasilkan tidak pecah meski kamera digoyang-goyang.


Menurut data NSN, secara umum LTE memang mampu menawarkan kecepatan data hingga 173 Mbps untuk downlink dan 58 Mbps untuk uplink. Tentu saja dengan kecepatan tersebut, teknologi ini tak bisa disandingkan dengan 3G karena 'kasta' keduanya jelas berbeda.
Jorg Erlemerier, Head of Services NSN Asia Pasifik mengatakan bahwa LTE akan menjadi bagian penting dalam perkembangan industri telekomunikasi. Mau tak mau operator telekomunikasi harus sudah mulai siap menyambutnya.

Sumber :Detiknet

Baca Selengkapnya.....

Cara Mencegah Berbagai Macam Jenis Kanker

Sebelum penyakit mematikan ini menyerang tubuh, ada kiat sederhana untuk menangkal beberapa jenis kanker. Simak tipsnya:

1. Berhenti merokok
Rokok adalah penyebab utama terjadinya kanker paru-paru, dan sekitar 30% berisiko memicu kanker jenis lain. Karena itu, mulai sekarang hentikan kebiasaan menghisap racun nikotin ini.

2. Hindari paparan sinar matahari langsung
Paparan sinar matahari langsung, dan berlebihan dapat menyebabkan kanker kulit. Untuk itu, selalu lindungi kulit dengan krim tabir surya, topi atau payung, terutama mulai pukul 9 pagi hingga pukul 4 sore.

3. Kurangi makanan berlemak
Mengonsumsi banyak makanan berlemak bisa menyebabkan Anda berisiko terkena kanker kolon, dan kanker payudara. Selain itu, dengan mengonsumsinya secara berlebihan dapat menyebabkan obesitas dan akan berhubungan dengan kanker rahim dan kanker kandung empedu. Mengontrol berat badan dan berolahraga akan mengurangi risiko terkena kanker.

4. Perbanyak makanan berserat
Gandum, beras, sayuran, dan buah merupakan sumber serat alami yang baik dan melindungi Anda dari kanker usus besar (kolorektal). Konsumsilah makanan yang banyak mengandung serat alami, secara teratur setiap hari.

5. Minimalkan asupan makanan yang diasap, dibakar dan diawetkan
Pada makanan yang dibakar, diketahui kandungan zat yang meningkatkan risiko kanker lebih tinggi. Kanker lambung banyak dijumpai di negara yang penduduknya banyak memgonsumsi makanan yang diasap dan mengandung bahan pengawet.

6. Pilih makanan yang banyak mengandung Vitamin A & C
Vitamin A & C alami, serta zat penting dari buah dan sayuran dapat melindungi kita dari berbgai macam penyakit, termasuk kanker. Kandungan antioksidan di dalamnya dapat menangkal radikal bebas yang ada dalam tubuh kita. Jadi, konsumsilah buah dan sayuran secara teratur

7. Konsumsi lebih banyak sayuran golongan kubis
Konsumsilah sayuran yang termasuk golongan kubis, seperti kol, brokoli, bunga kol dan bok choy. Karena, penelitian menunjukkan bahwadengan mengonsumsinya Anda dapat terhindar dari kanker lambung, kolorektal dan kanker saluran nafas.

8. Hindari minuman beralkohol
Minuman mengandung alkohol dalam jumlah banyak, bisa meningkatkan risiko terkena kanker hati dan kanker lambung. Apalagi jika minum alkohol disertai merokok, maka bisa lebih berisiko terkena kanker mulut, dan kanker tenggorokkan.

9. Periksakan Diri Secara Teratur
Periksakan diri Anda ke dokter secara teratur,baiknya 6 bulan sekali. Dengan begitu Anda bisa mengetahui kondisi kesehatan dan penyakit bisa terdeteksi sedini mungkin.

10. Pola Hidup Seimbang
Jagalah keseimbangan pola makan. Asupan karbohidrat, protein,mineral, vitamin, dan zat lainnya harus seimbang. Bagilah waktu juga secara seimbang antar bekerja dan beristirahat.

sumber: kosmo.vivanews.com

Baca Selengkapnya.....

Penyebab kerusakan dan Kanker Hati

Penyebab utama kerusakan hati adalah :

1. Tidur terlalu malam dan bangun terlalu siang adalah penyebab utama.
2. Tidak buang air di pagi hari.
3. Pola makan yang terlalu berlebihan.
4. Tidak makan pagi.
5. Terlalu banyak mengkonsumsi obat-obatan.
6. Terlalu banyak mengkonsumsi bahan pengawet, zat tambahan, zat pewarna, pemanis buatan.
7. Minyak goreng yang tidak sehat.
Sedapat mungkin kurangi penggunaan minyak goreng saat menggoreng makanan, hal ini juga berlaku meski menggunakan minyak goreng terbaik sekalipun seperti olive oil. Jangan mengkomsumsi makanan yang digoreng bila kita dalam kondisi penat, kecuali dalam kondisi tubuh yang fit.
8. Mengkonsumsi masakan mentah (sangat matang) juga menambah beban hati. Sayur mayur dimakan mentah atau dimasak matang 3 – 5 bagian. Sayur yang digoreng harus dimakan habis saat itu juga, jangan disimpan.

Kita harus melakukan pencegahan dengan tanpa mengeluarkan biaya tambahan. Cukup atur gaya hidup dan pola makanan sehari-hari. Perawatan dari pola makan dan kondisi waktu sangat diperlukan agar tubuh kita dapat melakukan penyerapan dan pembuangan zat-zat yang tidak berguna sesuai dengan jadwalnya.

Sebab:

Malam hari pk 9 – 11 : adalah pembuangan zat-zat tidak berguna/beracun (de-toxin) di bagian sistem antibodi (kelenjar getah bening). Selama durasi waktu ini seharusnya dilalui dengan suasana tenang atau mendengarkan musik. Bila saat itu seorang ibu rumah tangga masih dalam kondisi yang
tidak santai seperti misalnya mencuci piring atau mengawasi anak belajar, hal ini dapat berdampak negatif bagi kesehatan.

Malam hari pk 11 – dini hari pk 1 : saat proses de-toxin di bagian hati,harus berlangsung dalam kondisi tidur pulas.

Dini hari pk 1 – 3 : proses de-toxin di bagian empedu, juga berlangsung dalam kondisi tidur.

Dini hari pk 3 – 5 : de-toxin di bagian paru-paru. Sebab itu akan terjadi batuk yang hebat bagi penderita batuk selama durasi waktu ini. Karena proses pembersihan (de-toxin) telah mencapai saluran pernafasan, maka tak perlu minum obat batuk agar supaya tidak merintangi proses pembuangan kotoran.

Pagi pk 5 -7 : de-toxin di bagian usus besar, harus buang air di kamar kecil.

Pagi pk 7 – 9 : waktu penyerapan gizi makanan bagi usus kecil, harus makan pagi. Bagi orang yang sakit sebaiknya makan lebih pagi yaitu sebelum pk 6:30. Makan pagi sebelum pk 7:30 sangat baik bagi mereka yang ingin menjaga kesehatannya. Bagi mereka yang tidak makan pagi harap merubah kebiasaannya ini, bahkan masih lebih baik terlambat makan pagi hingga pk 9 -10 daripada tidak makan sama sekali.

Tidur terlalu malam dan bangun terlalu siang akan mengacaukan proses pembuangan zat-zat tidak berguna. Selain itu, dari tengah malam hingga pukul 4 dini hari adalah waktu bagi sumsum tulang belakang untuk memproduksi darah. Sebab itulah, tidurlah yang nyenyak dan jangan bergadang.

Baca Selengkapnya.....
Next previous home
 
    Copyright 2010 Sharing Ilmu Pengetahuan By Devit Naibaho