Pada umumnya sistem daya nirkabel didesain dengan transmitter dan receiver. Tetapi, sistem yang dibuat Nokia tidak mempermasalahkan dari mana ia mendapatkan gelombang nirkabel. Pasalnya, radio, TV, dan ponsel, semuanya memantulkan gelombang di udara dan sebagian besar di antaranya tidak digunakan, diserap oleh lingkungan, atau berserakan di lapisan atmosfir.Nokia memanfaatkan gelombang dan menggunakan energi elektromagnetik yang dikumpulkan dari berbagai frekuensi tersebut untuk membuat arus listrik. Arus listrik inilah yang kemudian dipakai untuk mengisi ulang baterai ponsel.Meski begitu, mengumpulkan energi elektromagnetik tetap tidak akan menghasilkan listrik yang cukup untuk memasok seluruh peralatan di rumah atau di kantor. Akan tetapi, untuk menjaga ponsel tetap aktif sudah cukup.Saat ini Nokia mampu mengumpulkan seluruh energi 5 miliwatt dari udara, sementara targetnya adalah meningkatkannya menjadi 20 miliwatt dalam jangka pendek dan 50 miliwatt dalam jangka waktu yang lebih lama. Daya sebesar itu tidak akan cukup untuk menghidupkan ponsel saat melakukan panggilan, tetapi cukup untuk mengisi ulang baterai saat ponsel sedang tidak digunakan. Secara teoritis, metode ini akan memberikan pasokan daya yang tidak terbatas, tentunya jika penggunanya tidak sedang berada jauh di bawah tanah di mana gelombang radio tidak bisa menjangkau.Nokia sendiri berharap dapat meluncurkan produk berteknologi tersebut ke pasar dalam waktu tiga sampai lima tahun ke depan.
6.18.2009
Baterai Nokia Diisi tidak menggunakan Kabel
Wireless power merupakan teknologi yang masih dalam tahap pengembangan. Walaupun dalam sejumlah pengujian di lab peneliti telah berhasil “menembakkan” listrik dalam jarak beberapa meter pada bola lampu, saat di mana laptop atau ponsel kita bisa diisi ulang tanpa perlu menyambungkannya ke catu daya, masih cukup jauh.Meski begitu, Nokia telah mengambil langkah awal menuju arah tersebut. Produsen ponsel asal Finlandia itu telah membuat prototipe ponsel yang dapat mengisi ulang dirinya sendiri menggunakan metode yang unik. Ponsel mengumpulkan gelombang radio di udara dan mengubah energi tersebut menjadi sumber energi yang dapat dimanfaatkan. Setidaknya cukup untuk membuat baterai ponsel tidak kosong.
Pada umumnya sistem daya nirkabel didesain dengan transmitter dan receiver. Tetapi, sistem yang dibuat Nokia tidak mempermasalahkan dari mana ia mendapatkan gelombang nirkabel. Pasalnya, radio, TV, dan ponsel, semuanya memantulkan gelombang di udara dan sebagian besar di antaranya tidak digunakan, diserap oleh lingkungan, atau berserakan di lapisan atmosfir.Nokia memanfaatkan gelombang dan menggunakan energi elektromagnetik yang dikumpulkan dari berbagai frekuensi tersebut untuk membuat arus listrik. Arus listrik inilah yang kemudian dipakai untuk mengisi ulang baterai ponsel.Meski begitu, mengumpulkan energi elektromagnetik tetap tidak akan menghasilkan listrik yang cukup untuk memasok seluruh peralatan di rumah atau di kantor. Akan tetapi, untuk menjaga ponsel tetap aktif sudah cukup.Saat ini Nokia mampu mengumpulkan seluruh energi 5 miliwatt dari udara, sementara targetnya adalah meningkatkannya menjadi 20 miliwatt dalam jangka pendek dan 50 miliwatt dalam jangka waktu yang lebih lama. Daya sebesar itu tidak akan cukup untuk menghidupkan ponsel saat melakukan panggilan, tetapi cukup untuk mengisi ulang baterai saat ponsel sedang tidak digunakan. Secara teoritis, metode ini akan memberikan pasokan daya yang tidak terbatas, tentunya jika penggunanya tidak sedang berada jauh di bawah tanah di mana gelombang radio tidak bisa menjangkau.Nokia sendiri berharap dapat meluncurkan produk berteknologi tersebut ke pasar dalam waktu tiga sampai lima tahun ke depan.
Pada umumnya sistem daya nirkabel didesain dengan transmitter dan receiver. Tetapi, sistem yang dibuat Nokia tidak mempermasalahkan dari mana ia mendapatkan gelombang nirkabel. Pasalnya, radio, TV, dan ponsel, semuanya memantulkan gelombang di udara dan sebagian besar di antaranya tidak digunakan, diserap oleh lingkungan, atau berserakan di lapisan atmosfir.Nokia memanfaatkan gelombang dan menggunakan energi elektromagnetik yang dikumpulkan dari berbagai frekuensi tersebut untuk membuat arus listrik. Arus listrik inilah yang kemudian dipakai untuk mengisi ulang baterai ponsel.Meski begitu, mengumpulkan energi elektromagnetik tetap tidak akan menghasilkan listrik yang cukup untuk memasok seluruh peralatan di rumah atau di kantor. Akan tetapi, untuk menjaga ponsel tetap aktif sudah cukup.Saat ini Nokia mampu mengumpulkan seluruh energi 5 miliwatt dari udara, sementara targetnya adalah meningkatkannya menjadi 20 miliwatt dalam jangka pendek dan 50 miliwatt dalam jangka waktu yang lebih lama. Daya sebesar itu tidak akan cukup untuk menghidupkan ponsel saat melakukan panggilan, tetapi cukup untuk mengisi ulang baterai saat ponsel sedang tidak digunakan. Secara teoritis, metode ini akan memberikan pasokan daya yang tidak terbatas, tentunya jika penggunanya tidak sedang berada jauh di bawah tanah di mana gelombang radio tidak bisa menjangkau.Nokia sendiri berharap dapat meluncurkan produk berteknologi tersebut ke pasar dalam waktu tiga sampai lima tahun ke depan.
wahh...
ReplyDeletekaya gimana tuh....
masa transfer elektron????
duh... susah bener mikirnya....
=)
Cara Belajar
wah baru tau nih.....
ReplyDeletethx sob buat infonya
makasih mas infonya jadi tambah wawasan
ReplyDeletenice bgt
ReplyDeletefrom owner http://icakicik.com
wah keren yaa kalo semua serba wirelles
ReplyDeletegOOD info bro..!!!
ReplyDeleteMohon Dukungannya Stop Dreaming Start Action
wah makin kencang aza nih perkembangan zaman, pa kabar sobat?
ReplyDeleteKontes SEO Aristia Wida Rukmi | Kontes SEO Aristia Wida Rukmi | Rusli Zainal Sang Visioner | Rusli Zainal Sang Visioner
teknologi gak ada matinya deh... tinggal tunggu nrh 3-5 tahun kedepan.... keep share
ReplyDeleteOoo.. gtu ya..
ReplyDeletehehe...
mksh mas informasinya
wah hebat neh. awal mula bikin UFO yg bahan bakarx tidak pake kabel. hee...he...
ReplyDeletemoga aja cepat keluar tuh alat
ReplyDeletegua bakal beli kalau harganya 10.000
Infonya okeh nieh....
ReplyDeleteMacam-macam ya sekarang.. dulu pake batu, sekarang? cuma pake angin alias wire..ckckckck
ReplyDeleteNitip ya sob.... Awas kalau sampe Hilang.... :D
ReplyDeleteBlog Tutorial | Photoshop Tutorial | Download Software
Video Boys Before flowers dan Sinopsis
Foto Pemain Boys Before Flowers
Download Lagu Boys Before Flowers
Sejarah Tari Pendet
wandi news
keren dech postingannya...
ReplyDeletesaya baru tau ni ada teknologi kyk gini..
ReplyDeletemudah2an aja cepat direalisasikan...
tq ya infonya.. nice info
Informasi yang sangat berguna. tekhnologi sekarang memang cepat sekali berkembangnya. terima kasih ya buat postingannya!
ReplyDeleteMakin canggih aja ya! tapi rasanya pengaruh negatifnya terhadap manusia pasti ada.
ReplyDeletedah lama ga mampir, lg bosen ngeblog, xixixi....
ReplyDeleteWah.. gimana dengan cantact di sekitarnya apakah ga kesetrum..
ReplyDeletebaru tahu kalau ada teknologi secanggih itu.. ternyata gak cuma sinyal.. listrik juga bisa.... besok pasti bisa tranfer barang pakai email.. he....
ReplyDeleteMakin keren aja nich kemajuan teknologi, moga2 bisa cepet sampe disini hingga kita bisa menikmati teknologi yang satu ini..
ReplyDeleteThis is an excellent and very useful technology develop by Nokia...not only that you get to charge your phone but you are also saving electricity..I hope other phone companies will also follow the examples set by Nokia..:)
ReplyDeleteTerimakasih infonya..
ReplyDeletesuatu terobosan teknologi terbaru dr nokia. thanks for sharing
ReplyDeletewah.... gmna cara.a tuh?
ReplyDeletega ngerti?
Ini baru keren.. aku baru tahu... bener2 mantap yakin... kalo bisa dikembangkan ke arah yang lebih besar..., kayaknya global warming bisa diminimalisir deh...
ReplyDeletewahh boleh juga nich klo gitu......
ReplyDeletethanks ya atas infonya...
canggih bener nih nokia...
ReplyDeletesemoga bisa cepet-cepet bisa tersebar di pasaran...
semoga saja bisa terwujud
ReplyDeleteoh ya,baru tau..
ReplyDeletenice info!
tapi sayangnya saya ngga pake nokia..
ReplyDeletewah ini artikel lama nih!
ReplyDeletetapi ko saya baru tahu ada alat kaya gitu ya,hehe...
terima kasih ya postingannya :) bermanfaat banget nih
ReplyDeletewaaaaaww..
ReplyDeletenice inpho..
bisa buat inspirasi